IPOL.ID – BPJS Ketenagakerjaan bersama Kementrian Agama Republik Indonesia memperkuat sinergi perlindungan Jaminan Sosial Ketenagakerjaan bagi guru dan tenaga kependidikan keagamaan melalui kegiatan Penyerahan Simbolis Kartu Kepesertaan dan santunan klaim BPJS Ketenagakerjaan di Kantor Kementerian Agama RI, Jakarta.
Kegiatan tersebut dihadiri langsung oleh Menteri Agama Republik Indonesia Nasaruddin Umar, Direktur Utama BPJS Ketenagakerjaan Saiful Hidayat, Direktur Jenderal Pendidikan Islam Suyitno, Direktur Kepesertaan BPJS Ketenagakerjaan Agung Nugroho, beserta jajaran Kementerian Agama dan BPJS Ketenagakerjaan.
Menteri Nasaruddin Umar menyampaikan bahwa perlindungan Jaminan Sosial Ketenagakerjaan merupakan bentuk perhatian negara terhadap para guru dan tenaga kependidikan yang selama ini menjadi bagian penting dalam pembangunan karakter bangsa.
“Saya selaku pribadi maupun sebagai Menteri Agama sangat mengerti tentang fungsi dan peranan Jaminan Sosial Ketenagakerjaan, karena itu saya nanti akan menghimbau dan juga sekaligus menginstruksikan supaya seluruh tenaga pendidik madrasah pesantren bahkan juga nanti kita usahakan semua pekerja-pekerja di dalam keagamaan seperti imam-imam, muazzin, marbot, itu kan juga rawan kecelakaan, kita akan menghimbau supaya nanti diberikan Jaminan Sosial Ketenagakerjaan,” ujar Nasaruddin.
