IPOL.ID – Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK) Pratikno mengajak pesantren dan madrasah di seluruh Indonesia meniru sistem pelindungan anak yang diterapkan Pondok Pesantren Al-Hamidiyah.
“Ini inspirasi yang luar biasa. Sudah mempunyai peraturan yang luar biasa untuk mencegah kekerasan, baik itu fisik, seksual maupun digital. Sudah punya Student Care Corner, Majelis Amni, komite etik, luar biasa, terima kasih atas inspirasinya. Kita ingin semua pesantren di Indonesia seperti Pesantren Al-Hamidiyah,” puji Pratikno saat peluncuran Gerakan Nasional Ruang Aman dan Nyaman Anak (Gernas RANA) untuk Pesantren dan Madrasah Ramah Anak di Pondok Pesantren Al-Hamidiyah, Depok, Minggu (12/7/2026).
Pratikno menjelaskan Gernas RANA mendorong terwujudnya ruang aman dan nyaman bagi anak di empat lingkungan, yakni keluarga, satuan pendidikan, ruang publik, dan ruang digital.
“Hari ini dan besok kita akan memfokuskan, karena memanfaatkan tahun ajaran baru, ruang aman dan nyaman di satuan pendidikan. Kita mengajak semua pihak, pesantren, madrasah di seluruh Indonesia, untuk gampangnya meniru Pesantren Al-Hamidiyah. Buat peraturan, sosialisasikan, buat komite etik, buat mekanisme aduan yang jelas. Jadi semua pihak, ustadz-ustadz yang lain, dan juga para pengasuh semuanya, menjadi teladan untuk membuat nyaman dan aman bagi anak,” paparnya.
