IPOL.ID – Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump batal menarik tarif 20 persen untuk kargo yang melintasi Selat Hormuz. Sebagai gantinya, ia minta negara-negara Teluk menanamkan investasi besar-besaran ke AS.
Ancaman tarif itu sendiri baru dilontarkan Trump beberapa hari lalu, saat AS dan Iran saling serang usai rentetan serangan terhadap kapal-kapal di Selat Hormuz.
Kini ia balik badan dan menegaskan tak ada negara mana pun yang berhak memungut biaya di selat strategis tersebut, termasuk dirinya sendiri.
“Kami ingin mereka melakukan investasi besar-besaran di Amerika Serikat, bukannya memungut biaya. Dan saya sebenarnya menyukai hal tersebut, karena menurut saya, tidak seharusnya ada pihak yang memungut biaya untuk selat tersebut atau selat lainnya di mana pun yang melibatkan belahan dunia lainnya,” kata Trump saat menerima PM Irak Ali al-Zaidi di Gedung Putih, Rabu (15/7), seperti dilansir Anadolu Agency.
Trump mengaku sudah bicara langsung dengan pemimpin Arab Saudi, UEA, Qatar, Bahrain, dan Kuwait. Semuanya, klaimnya, siap menggelontorkan dana dalam jumlah yang bakal memecahkan rekor.
