Ipol.idIpol.id
Aa
  • Home
  • News
  • Nasional
    • Jabodetabek
    • Jakarta Raya
    • Nusantara
  • Internasional
  • Politik
  • Hukum
  • Kriminal
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Si Ipol
  • Opini
  • More
    • Video
    • Gaya hidup
    • Sosok
    • Tekno/Science
    • Galeri
    • Indeks Berita
Reading: Kisah Jamu Gendong “Seruni Putih”, Penggerak Ekonomi Perdesaan, Disambangi  7 Kementerian
Share
Ipol.idIpol.id
Aa
Cari berita disini...
  • Home
  • News
  • Nasional
    • Jabodetabek
    • Jakarta Raya
    • Nusantara
  • Internasional
  • Politik
  • Hukum
  • Kriminal
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Si Ipol
  • Opini
  • More
    • Video
    • Gaya hidup
    • Sosok
    • Tekno/Science
    • Galeri
    • Indeks Berita
Follow US
  • Redaksi
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Standar Perlindungan Profesi Wartawan IPOL.ID
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
Ipol.id > Nusantara > Kisah Jamu Gendong “Seruni Putih”, Penggerak Ekonomi Perdesaan, Disambangi  7 Kementerian
Nusantara

Kisah Jamu Gendong “Seruni Putih”, Penggerak Ekonomi Perdesaan, Disambangi  7 Kementerian

Timur
Timur Published 07 Jan 2023, 08:06
Share
5 Min Read
murjiyati, jamu
Murjiyati, Ketua Kelompok “Seruni Putih”. Foto: wiradesa
SHARE

IPOL.ID – Kelompok “Seruni Putih” yang beranggotakan para penjual jamu gendong di Padukuhan Kiringan, Kalurahan Canden, Kapanewon Jetis, menjadi penggerak ekonomi perdesaan di wilayah Kabupaten Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta. Ratusan perempuan ini mampu menarik uang miliaran rupiah ke desa-desa dan padukuhan dari usaha minuman herbal atau dulu dikenal dengan jamu gendong.

“Jumlah anggota Seruni Putih saat ini ada 132 orang. Namun yang setiap hari aktif berjualan keliling sekitar 90 orang,” ujar Murjiyati (52 tahun), Ketua Perajin Jamu Gendong “Seruni Putih” di Balai Kalurahan Canden, Rabu 4 Januari 2023. Bu Mur, panggilan akrab Murjiyati, ketika itu baru pulang dari berjualan di utara Pasar Imogiri. Sepedamotornya penuh dengan produk jamu.

Dari berjualan di pinggir Jalan Imogiri Timur, salah seorang perajin jamu gendong asal Padukuhan Kiringan ini memperoleh pendapatan antara Rp500 ribu sampai Rp600 ribu setiap hari. Setelah dipotong untuk biaya operasional, seperti beli bahan baku dan pengolahannya, keuntungan bersihnya sekitar Rp300 ribu per hari.

1234Next Page
GN

Follow Akun Google News Ipol.id

Jangan sampai kamu ketinggalan update berita menarik dari kami
TAGGED: Bantul, diy, ekonomi, empon-empon, jamu gendong, jetis, Kisah Jamu Gendong “Seruni Putih”, Nusantara, penggerak ekonomi perdesaaan, perdesaaan, roda perekonomian, Seruni Putih, UKM, UMKM, wiradesa, Yogyakarta
Share this Article
Facebook Twitter Whatsapp Whatsapp LinkedIn Telegram Copy Link
Previous Article Stadion International Stadium JIS Yuk Bedah Jakarta Utara Lewat Lomba Penulisan, Fotografi, dan Video Kreatif
Next Article IMG 20230107 WA0001 Dukung Anak-Anak Cianjur Kembali Ke Sekolah Pascagempa, PLN Berikan Perlengkapan Belajar

TERPOPULER

TERPOPULER
ress
Jakarta Raya

Warga Tugu Utara Keluhkan Tagihan PAM Tiga Bulan Capai Rp17 Juta di Reses Bunda Neneng

HeadlineOlahraga
Komisi X DPR Setujui Naturalisasi Luke Vickery dan Mitchell Baker
16 Jun 2026, 10:21
HeadlineOlahraga
Hasil Piala Dunia 2026: Spanyol Ditahan Negara tidak Dikenal Cape Verde 0-0
16 Jun 2026, 02:09
Ekonomi
Panen Emas dari BRImo, Ini Cara BRILink Agen Mendapatkan Reward dari BRI
16 Jun 2026, 11:58
HeadlineOlahraga
Hasil Piala Dunia 2026: Arab Saudi Tahan Uruguay 1-1
16 Jun 2026, 07:31
Ipol.idIpol.id
Follow US

IPOL.ID telah diverifikasi oleh Dewan Pers
Sertifikat Nomor 1084/DP-Verifikasi/K/IV/2023
https://dewanpers.or.id/data/perusahaanpers

Copyright © IPOL.ID. All Rights Reserved.

  • Redaksi
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Standar Perlindungan Profesi Wartawan IPOL.ID
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
Logo Ipol.id Logo Ipol.id
Welcome Back!

Sign in to your account

Lost your password?