Ipol.idIpol.id
Aa
  • Home
  • News
  • Nasional
    • Jabodetabek
    • Jakarta Raya
    • Nusantara
  • Internasional
  • Politik
  • Hukum
  • Kriminal
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Si Ipol
  • Opini
  • More
    • Video
    • Gaya hidup
    • Sosok
    • Tekno/Science
    • Galeri
    • Indeks Berita
Reading: Organisasi Buzzer
Share
Ipol.idIpol.id
Aa
Cari berita disini...
  • Home
  • News
  • Nasional
    • Jabodetabek
    • Jakarta Raya
    • Nusantara
  • Internasional
  • Politik
  • Hukum
  • Kriminal
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Si Ipol
  • Opini
  • More
    • Video
    • Gaya hidup
    • Sosok
    • Tekno/Science
    • Galeri
    • Indeks Berita
Follow US
  • Redaksi
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Standar Perlindungan Profesi Wartawan IPOL.ID
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
Ipol.id > Disway > Organisasi Buzzer
Disway

Organisasi Buzzer

Timur
Timur Published 21 Aug 2021, 07:16
Share
5 Min Read
DISWAY
SHARE

Wijayanto juga menyerahkan buku baru untuk hadiah ulang tahun emas itu. Judulnya: Demokrasi Tanpa Demos. Itu merupakan tulisan 100 ilmuwan terpilih. Termasuk lebih 10 orang Indonesianis dari banyak negara.

Di masa otoriter Orde Baru LP3ES telah jadi lembaga yang kritis. Mereka berhasil ikut melahirkan civil society. Mereka itulah yang kemudian menjadi penggerak reformasi. Terutama lewat majalah bulanan mereka yang menjadi lambang intelektualitas saat itu: Prisma. Di situlah dipublikasikan hasil-hasil penelitian independen LP3ES.

Reformasi ternyata memakan anaknya sendiri: LP3ES kehilangan relevansi pasca reformasi. Lembaga itu lantas kelihatan seperti vakum bertahun-tahun.

Tiga tahun lalu muncul pemikiran baru untuk mengaktifkan kembali LP3ES. Prof Dr Didik J. Rachbini terpilih sebagai pimpinan. Direkrutlah ilmuwan-ilmuwan muda. Salah satunya Wijayanto tadi –saat itu 35 tahun.

Baca Juga

Anggota Komisi III DPR, Abdullah. Foto: Parlementaria
Jangan Biarkan Demokrasi Dibungkam Air Keras!
Komisi I Soroti Ledakan Aktivitas Buzzer yang Kini Jadi Industri Terorganisir
Prabowo: 4 Kali Kalah Pemilu, Bukti Demokrasi Indonesia Berjalan

Begitu masuk LP3ES, Wijayanto mendirikan center yang dipimpinnya itu. Yang menerbitkan buku tadi. Yang melakukan penelitian tentang buzzer tadi.

Previous Page12345Next Page
GN

Follow Akun Google News Ipol.id

Jangan sampai kamu ketinggalan update berita menarik dari kami
TAGGED: buzzer, Dahlan Iskan, demokrasi, disway.id
Share this Article
Facebook Twitter Whatsapp Whatsapp LinkedIn Telegram Copy Link
Previous Article WhatsApp Image 2021 08 20 at 21.09.34 Kota Tangsel Adakan Musrenbang, Fokus Wujudkan Tangsel Lestari
Next Article WhatsApp Image 2021 08 20 at 23.09.06 Sepekan Terakhir, Tercatat 20 Kali Gunung Merapi Muntahkan Awan Panas Guguran 

TERPOPULER

TERPOPULER
Ketum Komnas Perlindungan Anak, Agustinus Sirait. Foto: Ist
Headline

Komnas Perlindungan Anak Kecam Keras Pernyataan Komnas Perempuan

HeadlineOlahraga
Timnas Indonesia Hadapi Mozambik dan Oman pada FIFA Matchday Juni 2026
18 May 2026, 13:34
Jakarta Raya
Husen Minta Program Pilah Sampah Pemprov DKI Dibarengi Peran RT dan RW
18 May 2026, 17:49
Telkom
Telkom Solution Siap Dorong Transformasi Digital BUMN
18 May 2026, 11:32
Olahraga
Kejuaraan Asia U-17 & U-19 Modern Pentathlon 2026: Borong Emas Mixed Relay Kazakstan Juara Umum
18 May 2026, 12:24
Ipol.idIpol.id
Follow US

IPOL.ID telah diverifikasi oleh Dewan Pers
Sertifikat Nomor 1084/DP-Verifikasi/K/IV/2023
https://dewanpers.or.id/data/perusahaanpers

Copyright © IPOL.ID. All Rights Reserved.

  • Redaksi
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Standar Perlindungan Profesi Wartawan IPOL.ID
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
Logo Ipol.id Logo Ipol.id
Welcome Back!

Sign in to your account

Lost your password?