Tidak hanya sampai di situ, menurut Puput, dunia cryptocurrency (aset kripto) Indonesia akhir-akhir ini juga ramai diperbincangkan. Hal ini dipicu mulai bermunculannya aset atau project kripto dengan berbagai utilitas yang menarik dengan konsep ramah lingkungan.
“Aset kripto berkonsep ramah lingkungan, tentunya diperlukan peranan pemerintah dan semua pihak yang sangat diperlukan mengatasi perubahan iklim di dunia akibat kerusakan lingkungan. Keterlibatan industri aset kripto di Indonesia dalam pelestarian lingkungan hidup tentunya hal ini sesuai dengan seruan Presiden Joko Widodo (Jokowi) dalam upaya penanganan global mengenai dampak perubahan iklim yang sudah sangat nyata,” ungkapnya.
Selain banyak orang yang merasa sangat terbantu dengan adanya transaksi perdagangan aset kripto di Indonesia. Salah satunya adalah Hendro Hemawan, driver ojol di Jakarta dengan alasan trading ingin mengubah kehidupan menjadi lebih baik.
“Namun harapan akan nasib baik berpihak kepada mereka, tentunya berubah setelah ada delisting terhadap aset kripto yang mereka investasikan. Padahal kita ketahui aset kripto yang mereka miliki secara sah dan tercatat dalam daftar Bapebti,” tambah Puput.

