Tentunya hal ini, sambung dia, seharusnya patut didukung kehadiran industri kripto upaya kemandirian masyarakat untuk meningkatkan kesejahteraan taraf hidupnya apalagi disaat pandemi. Sehingga masyarakat bisa memenuhi kehidupannya di tengah ketidakpastian.
Data Kementerian Perdagangan memperkirakan perdagangan aset kripto akan terus bertumbuh. Seiring meningkatnya jumlah investor yang berminat berinvestasi di perdagangan kripto.
Angka tersebut tumbuh dua kali lipat dalam setahun dengan nilai transaksi yang juga meningkat secara signifikan. “Melihat hal tersebut bahwa masyarakat sudah melihat kripto sebagai aset yang potensial, dan dapat dimanfaatkan untuk membawa dampak yang lebih luas salah satunya menjadi pendapatan negara,” tutupnya. (ibl/msb)

