“Hasil riwayat pemeriksaan kesehatan terdahulu, diketahui terdapat riwayat kardiomegali atau pembesaran jantung, dislipidemia atau kolesterol tinggi dan riwayat penyakit lambung,” papar Enny.
Berdasarkan analisa dari dokter TKH, ujar Enny, penyebab kematian almarhum kemungkinan besar karena serangan jantung atau Acute Coronary Syndrome. Ini terkadang memiliki gejala menyerupai gangguan lambung.
“Adanya faktor risiko seperti kolesterol tinggi dan pembesaran jantung merupakan penyebab dari kejadian serangan jantungnya, ditambah aktivitas berlebih atau kelelahan selama di dalam pesawat,” jelasnya.
Sampai Rabu kemarin, tercatat ada empat jamaah haji Indonesia yang wafat di Tanah Suci. Yaitu, Muslim (BTJ 1), Bawuk Karso Samirun (SUB 4), Bangun Lubis Wahid (PDG 4), dan Suharti Rahmat Ali Binti H Rahmat (JKG 1).
