Dia menjelaskan, ada tiga jamaah yang kehilangan uangnya. Mereka tinggal di satu kamar yang sama.
Jumlah uang yang dicuri dari masing-masing jamaah berbeda, yaitu SAR 2.500, SAR 900, dan SAR 100. Selain itu, salah satu jamaah juga kehilangan tas kecil dan beberapa dokumen di dalamnya.
“Jadi total yang hilang 3.500 Riyal atau sekitar Rp14 juta. Tidak sampai Rp30 juta sebagaimana yang disebutkan dalam video yang beredar. Semuanya sudah diganti oleh manajemen hotel dan uangnya langsung diterima jamaah yang kehilangan,” beber Khanif.
“Penggantian dilakukan pada hari yang sama. Pihak manajemen hotel sebelumnya minta penjelasan kronologis dari jamaah, lalu menghitung jumlah kerugian, langsung memberikan uang penggantinya,” jelasnya.
Khanif mengapresiasi komitmen manajemen hotel untuk mengganti uang jamaah yang hilang. Hal itu sejalan perjanjian kontrak sewa akomodasi yang sudah disepakati sejak awal.
Dalam salah satu klausul kontrak disebutkan, apabila ada kehilangan dalam kamar jamaah/hotel karena dicuri, maka pihak manajemen akan bertanggungjawab terkait kehilangan tersebut.
