“Alhamdulillah, manajemen komitmen dan hari itu langsung memberikan ganti,” tuturnya.
Khanif mengimbau kepada jamaah haji Indonesia untuk melaporkan kepada petugas jika mengalami kehilangan di kamar atau hotel. Dengan begitu, petugas dapat menindaklanjuti kepada manajemen hotel untuk diproses sebagaimana yang diatur dalam kontrak kerja sama. Jika memang hilang karena dicuri dipastikan akan diganti.
“Peristiwa ini bisa menjadi pelajaran bersama. Sebaiknya jika ada kehilangan, segera saja melapor ke petugas untuk ditindaklanjuti dengan pihak manajemen hotel,” tegasnya.
Panggil YouTuber
Khanif juga menyesalkan adanya YouTuber yang membuat konten tentang ada jamaah yang kehilangan uangnya secara tidak komprehensif. Konten yang beredar hanya berhenti pada masalah yang terjadi, tidak menjelaskan penyelesaian yang sudah dilakukan.
Apalagi, konten informasinya juga tidak terverifikasi yakni masih ada yang keliru. Misalnya, menyebut bahwa yang hilang sampai Rp30 juta.
“Hal itu tidak semestinya terjadi jika yang bersangkutan mengkoordinasikan dulu dengan petugas untuk mendapat penjelasan yang lengkap. Tidak semestinya dia membuat konten secara serampangan lalu mengunggahnya karena itu bisa memunculkan kesalahpahaman,” tambahnya.
