Berbeda dengan Ilyas, Mohammad Syaukat ‘Audah mengenalkan konsep dwizonal, yakni kalender yang membagi dunia menjadi dua zona penanggalan, yaitu zona timur dan zona barat. Zona timur meliputi empat benua, yaitu Asia, Australia, Eropa, dan Afrika. Sedangkan zona barat meliputi seluruh benua Amerika. Hasil penelitian ‘Audah ini kemudian menciptakan suatu software dengan nama Accurate Times.
Temuan ‘Audah ini merupakan pelengkap dari software buatan Monzer Ahmed dengan nama Moon Calculator yang sangat berguna bagi penyusunan Kalender Lunar Global.
Ketiga konsep Kalender Islam di atas meskipun mengklaim diri sebagai Kalender Islam Global namun nampaknya masih memperlihatkan pembagian wilayah penanggalan. Ketiganya masih memungkinkan adanya perbedaan matlak.
Jika demikian, perbedaan tanggal pada hari-hari besar umat Islam seperti hari Arafah sangat potensial dapat terjadi. Sebab Kalender Islam global sejatinya dan seharusnya kalender lunar Islam yang berprinsip satu hari satu tanggal di seluruh dunia.
