Di sisi lain, pihaknya bakal menjadikan kasus penganiayaan itu sebagai evaluasi, khususnya dalam memproses rekrutmen anggota PPSU.
“Tentu internal kami terhadap PPSU kita akan meningkatkan lagi monitoring, evaluasi, dan semua proses rekrutmen bagi seluruh anggota PPSU yang ada,” pungkasnya.
Diketahui, dalam video yang beredar, petugas PPSU di Jaksel aniaya pacarnya diduga karena cemburu. Petugas PPSU tersebut diketahui berinisial Z sementara pacarannya berinisial E.
Pelaku terlihat mengenakan pakaian PPSU menganiaya pacarnya dengan cara menendang menendang dan menjambak korban bahkan menabraknya dengan motor. (Apes)
