“Tentunya ini akan memperkuat dan tingkatkan soliditas dan sinergitas antara TNI-Polri,” kata Kapolri.
Sigit mengungkapkan bahwa dirinya dibesarkan dari keluarga yang memiliki latar belakang TNI. Sebab itu, di dalam tubuhnya mengalir darah TNI.
“Jadi perlu rekan-rekan ketahui kakek saya, dulunya TKR dan kemudian menjadi Angkatan Darat (AD). Bapak saya, TNI Angkatan Udara (AU). Saya menjadi polisi dan saat ini menjadi Kapolri. Tapi di darah saya mengalir darah TNI,” tutur Sigit disambut teriakan Komando dari prajurit Kopassus.
Oleh karena itu, Kapolri menekankan, tidak perlu lagi meragukan komitmen sinergitas dan soliditas TNI-Polri dalam menjaga keselamatan negara, bangsa dan rakyat Indonesia dari segala bentuk ancaman mengganggu.
“Jadi bicara sinergitas, dan soliditas tentunya tidak perlu diragukan lagi. Kami TNI-Polri siap mengawal dan menjaga NKRI, menjaga menghadapi musuh-musuh negara, menjaga agar kedaulatan negara, keamanan negara mewujudkan tujuan nasional betul-betul bisa tercapai,” ucap Kapolri.
