Lebih dalam, Sigit memastikan, TNI-Polri kedepannya akan selalu menjadi satu kesatuan yang tidak dapat terpisahkan. Dalam menjalankan tugasnya menjaga keamanan, ketertiban serta mempertahankan persatuan dan kesatuan Bangsa Indonesia.
“Oleh karena itu, siapa yang menjadi musuh TNI, itu musuh Polri, siapa yang jadi sahabat TNI itu adalah sahabat Polri, dan TNI-Polri siap untuk mengawal dan mengamankan NKRI,” tegasnya.
Panglima TNI Laksamana Yudo Margono juga mengapresiasi penyematan Baret Merah dan Brevet Komando dari pasukan elite Kopassus. Dalam kesempatan itu, Panglima TNI juga melihat langsung kegiatan latihan dari Kopassus.
Menurut Yudo, dengan peninjauan langsung kegiatan latihan Kopassus itu akan dijadikan bekal kedepannya dalam mengambil kebijakan sebagai Panglima TNI, khususnya dalam penanganan di wilayah konflik.
“Dengan apa yang telah ditampilkan, profesionalisme mereka di dalam melaksanakan tugas nantinya jadi bekal saya melaksanakan tugas kedepan dalam pengerahan kekuatan, penggelaran operasi kedepan. Ini menjadi bekal saya, menjadi masukan saya, nanti merencanakan tugas-tugas kedepan khususnya di daerah konflik,” ujar Yudo.
