Ipol.idIpol.id
Aa
  • Home
  • News
  • Nasional
    • Jabodetabek
    • Jakarta Raya
    • Nusantara
  • Internasional
  • Politik
  • Hukum
  • Kriminal
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Si Ipol
  • Opini
  • More
    • Video
    • Gaya hidup
    • Sosok
    • Tekno/Science
    • Galeri
    • Indeks Berita
Reading: Begini Cerita Buah Pinang yang Melegenda, dari Manfaat hingga Budaya
Share
Ipol.idIpol.id
Aa
Cari berita disini...
  • Home
  • News
  • Nasional
    • Jabodetabek
    • Jakarta Raya
    • Nusantara
  • Internasional
  • Politik
  • Hukum
  • Kriminal
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Si Ipol
  • Opini
  • More
    • Video
    • Gaya hidup
    • Sosok
    • Tekno/Science
    • Galeri
    • Indeks Berita
Follow US
  • Redaksi
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Standar Perlindungan Profesi Wartawan IPOL.ID
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
Ipol.id > Nusantara > Begini Cerita Buah Pinang yang Melegenda, dari Manfaat hingga Budaya
Nusantara

Begini Cerita Buah Pinang yang Melegenda, dari Manfaat hingga Budaya

Timur
Timur Published 28 Jan 2023, 07:00
Share
4 Min Read
Tradisi Okomama buah pinang
Tradisi Okomama di Kabupaten Soe, Nusa Tenggara Timur (NTT) menjadi simbol yang menandai adanya ikatan tali persaudaraan dan persahabatan. Tradisi ini dilangsungkan untuk meredam perselisihan yang berlangsung antar warga. Foto:101indonesianet
SHARE

IPOL.ID – Pinang. Anda tentu akrab dengan nama pohon itu. Pohon pinang kerap digunakan untuk lomba di acara 17 Agustusan. Karena menggunakan pohon pinang, nama perlombaannya kerap disebut panjang pinang.

Sementara buahnya biasanya digunakan untuk nyirih. Dikunyah dengan daun sirih. Tradisi mengunyah daun sirih-pinang banyak kita jumpai di wilayah Indonesia timur seperti NTT dan Papua.

Namun tahukah Anda, Indonesia merupakan salah negara penghasil buah pinang. Di wilayah Indonesia timur seperti NTT dan Papua, masyarakat juga akrab dengan buah pinang. Mereka punya tradisi mengunyah sirih-pinang. Menginang, begitu tradisi ini biasanya disebut, juga dilengkapi dengan kapur dan tembakau.

Melansir infopublik.id, pinang adalah pembuka jalan sebelum memulai obrolan. Masyarakat Indonesia bagian timur sangat gembira jika kita membawa oleh-oleh pinang sirih saat kita bertandang atau bertamu.

Baca Juga

Harapan Punijah (45) membuncah dengan adanya Sekolah Rakyat. Foto: Dok Kemendikdasmen.
Sekolah Rakyat Nyalakan Kembali Harapan Ahmad Lutfi Meraih Masa Depan
RI Setujui Permintaan AS Gunakan Wilayah Udara Nusantara, Benarkah?
Hukum Adat Larvul Ngabal Diusulkan Jadi Warisan Budaya Nasional, Mendikbud Tekankan Nilai Kearifan Lokal

Tanaman itu juga bisa kita jumpai di sejumlah wilayah di Indonesia. Salah satu provinsi penghasil buah pinang terbesar adalah Jambi. Berdasarkan data Kementerian Pertanian, di seluruh Tanah Air ada 152 ribu hektare lahan yang ditanami pohon pinang. Dari jumlah itu 22 ribu hektarenya berada di Provinsi Jambi.

“Ini adalah sebuah komoditas ekspor yang banyak dibutuhkan di Thailand, Iran, India, Cina, Pakistan,” kata Presiden Joko Widodo beberapa waktu lalu.

Kementerian Pertanian mencatat ekspor komoditas pinang Jambi pada Januari hingg Maret 2022 sebanyak 17.174 ton dengan nilai mencapai Rp416,4 miliar.

Menurut Jokowi pada 2021, ekspor pinang biji di seluruh Tanah Air mencapai lebih dari Rp5 triliun. Jumlah tersebut merupakan angka yang sangat besar dan memberikan pendapatan yang sangat baik bagi para petani.

Dari total nilai tersebut, ekspor pinang Jambi pada 2021 sebanyak 73.716 ton dengan nilai mencapai Rp 2,039 triliun.

Di balik nilai ekonomi buah pinang itu, ada sejumlah kisah menarik. Buah pinang ini tak bisa dipisahkan dengan sirih. Bagi sebagian besar masyarakat Indonesia, dua buah ini biasanya dikunyah. Kegiatan ini biasa disebut nyirih. Pinang dan sirih memang tak terpisahkan.

Tradisi mengunyah buah pinang tercatat sudah ada sejak zaman kuno. Kegiatan mengunyah buah pinang juga terekam di relief Borobudur yang dibuat pada abad ke-8 dan dan Candi Sojiwan (abad ke-9). Relief itu memperlihatkan tempat sirih dan tempat meludah (dubang) serta pahatan orang mengunyah di sampingnya, yang lantas ditafsirkan oleh para arkeolog sebagai tengah mengunyah sirih.

Dalam catatan naskah Cina, disebutkan tradisi mengunyah pinang dilakukan masyarakat Asia sejak abad VII. Tulisan medis Sansekerta pada abad ke-1 Masehi mencatat buah pinang memiliki 13 kualitas yang ditemukan di wilayah surga.

Perkembangan ilmu pengetahuan modern mencatat, buah pinang memiliki sejumlah manfaat, seperti menjaga kesehatan gigi dan mulut. Buah pinang muda bisa diolah dengan cara dibakar hingga menjadi abu. Abu ini bisa digosokkan ke seluruh area gigi Anda. Sifat antimikroba dalam buah pinang muda dapat mencegah aktivitas bakteri penyebab gigi berlubang.

Buah pinang juga disebut-sebut punya manfaat mengusir angin, membunuh cacing, menghilangkan dahak, meredakan bau tak sedap, mendorong pemurnian, dan menyalakan gairah.

Buah pinang muda juga diyakini dapat meningkatkan nafsu makan. Gangguan nafsu makan bisa menyebabkan kekurangan nutrisi dan energi yang dibutuhkan tubuh. Pinang dapat meningkatkan energi dan merangsang nafsu makan yang baik. Selain itu, buah pinang juga disebut menyehatkan rahim.

Dengan segudang manfaat, tak salah jika menanam pohon pinang mesti kembali digalakkkan. Apalagi pinang telah menjadi bagian yang tak terpisahkan dengan kebudayaan Nusantara. (tim)

GN

Follow Akun Google News Ipol.id

Jangan sampai kamu ketinggalan update berita menarik dari kami
TAGGED: buah pinang, budaya buah pinang, gigi dan mulut, kesehatan gigi, maluku, manfaat pinang, masyarakat papua, minang, NTT, Nusantara, obrolan, palem, papua, pinang
Share this Article
Facebook Twitter Whatsapp Whatsapp LinkedIn Telegram Copy Link
Previous Article Merry Riana Omzet Meroket Lewat Medsos, Social Bread & MD Co Beri Pelatihan Buat UMKM
Next Article Taufiqurokhman AHY: Dukung Anies-Khofifah, Siap Deklarasi dan Siap Menang

TERPOPULER

TERPOPULER
RM Pagi Sore. Foto: Instagram @pagisoreid
Ekonomi

Viral! RM Pagi Sore PIK Diboikot Usai Tuding Turis Malaysia Tak Bayar

EkonomiHeadline
Purbaya Pastikan Ekonomi RI Tetap Aman dari Resesi
19 May 2026, 13:23
Jakarta Raya
Pansus Parkir DPRD DKI Dorong Teguran hingga Penyegelan Gedung yang Abaikan SLF
19 May 2026, 13:57
HeadlineNews
ONIC bertahan di FFWS SEA musim depan, Shadow Esports kembali ke FFNS
19 May 2026, 15:36
HeadlineJabodetabek
PRT Korban Dugaan Penganiayaan dan Yayasan Penyalur Ajukan Permohonan Pelindungan ke LPSK
19 May 2026, 13:41
Ipol.idIpol.id
Follow US

IPOL.ID telah diverifikasi oleh Dewan Pers
Sertifikat Nomor 1084/DP-Verifikasi/K/IV/2023
https://dewanpers.or.id/data/perusahaanpers

Copyright © IPOL.ID. All Rights Reserved.

  • Redaksi
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Standar Perlindungan Profesi Wartawan IPOL.ID
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
Logo Ipol.id Logo Ipol.id
Welcome Back!

Sign in to your account

Lost your password?