Menurut Indra, yang juga menjabat Ketua Komisi Komunitas Sepeda Motor, Ikatan Motor Indonesia (IMI), perbedaan oktan akan lebih terasa ketika memacu kendaraan dalam ajang kompetisi karena akan mempengaruhi tenaga mesin maupun performa kendaraan. Namun untuk penggunaan sehari-hari, Indra menyarankan untuk memperhatikan spesifikasi yang dibutuhkan kendaraan.
“Gue menyarankan sih bensin yang direkomendasikan oleh merek mobil tersebut, karena ada beberapa, mungkin sudah semua merek kendaraan, yang baru-baru ya, sudah menganjurkan menggunakan bensin dengan standarnya mereka. Apalagi mobil-mobil mewah atau premium itu sudah harus menggunakan bensin minimal Pertamax, karena kalau tidak menggunakan itu, besar kemungkinan warranty-nya gugur,” katanya.
Hal tersebut juga disetujui oleh Rifat Sungkar yang menganut prinsip efisiensi dalam berkendara, dan selalu mengikuti rekomendasi bahan bakar sesuai dengan kemampuan terbaik dari mesinnya.
“Jadi gak selamanya kalo elu beli bensin lebih murah itu ujungnya jatuh lebih irit, tapi sebetulnya performance optimal dari mesin tersebut yang membuat distance dari penggunaan bahan bakar itu menjadi lebih baik,” ujarnya.
