Pebalap nasional yang juga menjabat Wakil Ketua Umum IMI bagian Mobility ini menjelaskan bahwa konfigurasi mesin mobil-mobil zaman sekarang sudah dapat menyesuaikan pengeluaran tenaga sesuai dengan kadar oktan yang diberikan. Jadi dampak dalam performa yang akan dirasakan pengendara cukup signifikan
“Signifikanlah.. karena semakin tinggi oktannya sebetulnya hal yang akan terjadi di dalam mesin ini pembakarannya akan menjadi lebih baik, kalo demikian, hasilnya adalah tenaga maksimal, bahan bakar optimal,” kata Rifat.
Sebagai penikmat dunia otomotif, Ferdy Hasan juga sangat patuh terhadap spesifikasi yang telah menjadi tuntutan merek mobil-mobil miliknya.
“Ya mungkin saat membeli suatu mobil jenis tertentu kita menanyakan atau mungkin membaca manual apa yang disarankan untuk kendaraan tersebut, ya tujuan utamanya untuk performa dan tentunya efisiensi. Kalau tidak sesuai mungkin bisa kehausan atau juga ada kerusakan internal, atau sebaliknya kalau terlalu tinggi mungkin pembakarannya jadi tidak maksimal,” tuturnya.
