Tidak menutup kemungkinan, lanjut Setiawan, Jasa Marga dan kepolisian akan mengarahkan kendaraan untuk mengisi BBM di pintu keluar jalan tol. “Kami tentu berkoordinasi penuh dengan kepolisian setempat untuk mengamankan kalancaran arus lalu lintas di sepanjang jalan tol,” ujarnya.
Terkait ini, Erika Retnowati menambahkan sinergitas memang melibatkan Korlantas Polri. Hal ini juga berhubungan dengan adanya rute-rute yang dilakukan pembatasan ataupun titik-titik kemacetan.
Selain itu posko juga melibatkan Kementerian Perhubungan baik Perhubungan Darat, Laut dan Udara, terkait dengan peningkatan aktivitas pergerakan orang dengan transportasi umum maupun kendaraan pribadi. Badan Pengatur Jalan Tol dan PT Jasa Marga, terkait dengan kesiapan Jalur Tol dan Fasilitas Rest Area di Ruas Tol. Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika, terkait prakiraan cuaca untuk antisipasi daerah-daerah rawan bencana dan cuaca ekstrim.
“Dengan Sinergitas ini diharapkan hal-hal yang menjadi hambatan maupun kendala, dapat kami antisipasi di awal dan teratasi dengan lebih sigap,’ lanjut Erika.
