Adapun dari sisi guru atau pendidik, Merdeka Belajar sukses memerdekakan para guru dari hambatan atau segala yang membelenggu mereka dalam memajukan pendidikan nasional.
Sebagai contoh, kini guru tidak perlu lagi ribet dengan urusan administratif seperti kewajiban membuat rencana pokok pembelajaran yang berjilid- jilid. Mereka cukup membuat rencana pembelajaran yang bersifat esensial sebanyak satu lembar. Kini sekolah juga diberikan otonomi untuk mengelola biaya operasonal sekolah sesuai dengan kebutuhan mereka, sekolah merdeka membelanjakan biaya operasional sekolah untuk kemajuan sekolah seperti membayar gaji guru honorer, tidak ada cerita lagi guru honor yang mengalami keterlambatan uang honor mengajar karena biaya operasional sekolah yang sebelumnya ditransfer ke rekening pemerintah daerah kabupaten/kota kini ditransfer langsung ke rekening sekolah.
Puncaknya, kini guru-guru di Indonesia memilliki platform Merdeka Mengajar, sebuah platform pendidikan yang dibuat khusus oleh pemerintah untuk memerdekakan para guru dari ketertinggalan khususnya dalam hal teknologi digital yang kini menguasainya menjadi keniscayaan bagi siapa saja yang ingin bersaing di era industri 4.0.
