Wakil Ketua IISMA, Andi Rahardiyan, pun menegaskan bahwa tidak ada pembeda signifikan antara skema reguler
ataupun co-funding, termasuk dalam proses seleksi. Skema reguler dan co-funding hanya pada berbeda pada
sumber pendanaannya saja.
“Dalam seleksi, kami masih menggunakan merit based system. Juknisnya sama, algoritmanya sama, yang mewawancara juga sama, kemudian kolom penilaiannya juga sama,” jelas Andi.
Tak lupa, sebagai alumni program IISMA, Tania dan Enrique mengajak rekan-rekan sesama mahasiswa yang
masih ragu untuk mengikuti IISMA agar tidak takut dan mulai mengambil langkah untuk mempersiapkan syarat-
syarat seleksi sejak dini. Tak lupa mereka berbagi tips kepada para mahasiswa peminat program IISMA. “Sebelum
mendaftar, sebaiknya harus melakukan persiapan dengan matang dari jauh-jauh hari. Kita juga harus memperdalam wawasan tentang program IISMA, serta teliti dalam mempersiapkan berkas-berkas yang diperlukan,” ujar Enrique.
Tania menambahkan, penting juga untuk memperhatikan orisinalitas esai, kemampuan bahasa Inggris yang mumpuni, keaktifan dalam organisasi, serta kesiapan fisik dan mental. (Solihin)
