Masyarakat perlu disadarkan bahwa penggunaan air tanah secara terus menerus akan mengakibatkan kandungan air dalam tanah yang berkurang hingga mengakibatkan penurunan muka tanah.
“Nah ini memang yang harus disosialisasikan kembali ke masyarakat bahwa itu loh yang akan terjadi semakin berkurang (air tanah), semakin berkurang semakin berkurang, dan berdampak pada bangunan,” jelas Elisabeth
Oleh karena itu, ia menyebut pengurangan dampak dari penggunaan air tanah bergantung pada komitmen PAM Jaya memperluas jaringan air perpipaan agar masyarakat bisa beralih dari menggunakan air tanah. Beriringan dengan itu, pihaknya akan melakukan pengawasan ketat agar bisa mencegah penurunan muka tanah.
“Ini kelihatan goal-nya (capaian) sudah mulai kelihatan. Kita dengan segala macam, mulai dari supply-nya, kemudian dari penambahan jaringannya, dan segala upaya lain itu sudah mulai kelihatan dan kami di Pemprov optimis 2030 itu 100 persen itu pelayanan jaringan perdesaan di seluruh Jakarta,” pungkasnya.(Sofian)
