Dirinci rumah milik Dalilah dan Hilda mengalami kerusakan berat pada besi teras lantai 2 dan bagian bawahnya. Kemudian rumah milik Subandono mengalami kerusakan pada bagian pagar depannya.
“Tadi habis kejadian sudah ketemu pemilik bangunan, katanya sih mau tanggung jawab semua kerusakan. Ya kita sih berharapnya semua kerusakan yang ada diperbaiki seperti semula,” ujar Fahri.
Pantauan di lokasi, hingga Senin sore pekerja bangunan sedang melakukan pengerjaan pada bekas pabrik mebel masih berupaya membersihkan timbunan puing reruntuhan.
Sementara mandor yang memimpin pengerjaan dipanggil ke Polsek Duren Sawit untuk dimintai keterangan keperluan penyelidikan memastikan penyebab robohnya tembok.
“Tadi juga anggota dari Polsek (Duren Sawit) sudah ke sini,” tukas Fahri.
Sebelumnya, tembok bekas pabrik mebel di Gang Anggrek, Klender, Duren Sawit, Jakarta Timur pada Senin (25/9) siang roboh ketika proses pembangunan ulang lahan menjadi ruko, kontrakan, indekos dan tempat parkir.
Kasus ambruknya tembok tersebut kini dalam penyelidikan lebih lanjut jajaran Unit Reserse Kriminal (Reskrim) Polsek Duren Sawit, Jakarta Timur. (Joesvicar Iqbal)
