Tidak menyerah. Amu kemudian melaporkannya ke Dewan Pers pada 1 Desember 2023.
Ketua Dewan Pers Dr Ninik Rahayu, SH, MS saat ditemui Amu, mengatakan sangat mengapreasi perjuangan mantan wartawan JP yang menyampaikan aspirasi dengan Gowes dari Surabaya ke Jakarta.
“Saya prihatin. Seharusnya persoalan ini bisa sejak awal karena ada hak dan kewajiban. Jadi, tidak perlu harus ada yang Gowes ke Jakarta hanya untuk meminta hak karyawan,” kata Ninik.
Ninik mengaku baru mendengar persolan ini. Dewan Pers, kata dia, akan mempelajari masalah tersebut.
“Saya berharap bisa diselesaikan sebaik-baiknya secara damai dan secepatnya. Kalau bisa tidak harus melalui jalur hukum,” tegas Alumni Universitas Negeri Jember ini.
*WENNY PALING TAHU*
Sementara itu mantan direktur Kaltim Post (Jawa Pos Grup) Zainal Muttaqin menambahkan, keterangan Wenny sangat diperlukan sebab dia sangat tahu ke mana saham 20 persen itu sejak ditinggal Pak Eric Samola.
“Ratna Dewi Wonoatmojo alias Wenny adalah orang yang paling tahu soal saham Yayasan Karyawan Jawa Pos bersama Dahlan Iskan. Dia pengurus Yayasan tersebut sejak pertama didirikan bersama Dahlan Iskan,” ujar Zainal yang pernah menjabat sebagai salah satu direktur PT. Jawa Pos sejak tahun 2006 hingga tahun 2017 itu.

