“Ketika Pak Prabowo menyebutkan evakuasi, saya setuju! Akan tetapi saya menolak relokasi,” imbuhnya. Maka, Sudarnoto menyarankan, agar keputusan Presiden Prabowo tentang evakuasi tersebut harus dikaji lebih mendalam, supaya tidak menimbulkan kegaduhan dan kontroversi di masyarakat.
Dalam kesempatan yang sama, Iqbal Soffan Shafwan dari Direktorat Jenderal Perdagangan Dalam Negeri – Kementerian Perdagangan RI mengungkapkan, tidak ada produk dalam kategori Fast Moving Consumer Good (FMCG), misalnya buah-buahan, pakaian, produk-produk konsumsi harian lainnya yang diimpor dari Israel. “Karena kita tidak memiliki hubungan diplomatik dengan Israel”, ungkap Iqbal. Maka, ia menyarankan agar lebih tegas lagi dalam mendefinisikan dan menentukan produk-produk apa saja yang terafiliasi dengan Israel.
“Seperti contohnya, apakah ada keterlibatan unsur kepemilikan dari pihak yang memang berkontribusi penuh terhadap Israel atau tidak. Lalu, hal itu diperkuat dalam landasan hukum di Indonesia. Dalam situasi politik luar negeri, dalam undang – undang, dinyatakan bahwa Indonesia sangat tegas menolak segala bentuk penjajahan karena bertentangan dengan prikemanusiaan dan prikeadilan,” jelas Iqbal.
