Kedua, kedua negara tersebut jelas bukan aktor satu-satunya di Indo-Pasifik. Ada banyak aktor-aktor regional lain, seperti India, Jepang, dan Australia yang juga berperan penting di Indo-Pasifik.
Ketiga, adanya berbagai potensi konflik/hot spots yang menjadi bom waktu dan mungkin suatu waktu bisa meledak. Yaitu, di Laut Cina Selatan yang potensi konfliknya nampak semakin meninggi dan juga isu di selat Taiwan.
Keempat, di kawasan Indo-Pasifik juga sudah eksis berbagai tatanan regional yang jelas dan sudah cukup mapan (established), yaitu ASEAN. ASEAN hadir untuk memastikan atau menjaga netralitas dan stabilitas kawasan dalam mendorong kerja sama. Tidak hanya ASEAN, wilayah Indo-Pasifik juga menjadi kontestasi sejumlah minilateral groupings, seperti AUKUS, Quad.
Ditegaskannya, kawasan Indo-Pasifik seperti yang ia singgung sebelumnya nampak sebagai arena pertarungan berbagai kekuatan besar dan mungkin menyimpan potensi konflik.
Kelima, sesungguhnya sudah ada sejumlah kebutuhan strategis yang dibangun antara Indonesia dengan negara-negara penting di kawasan. Misalnya, komprehensif kemitraan strategis antara Indonesia dengan Amerika Serikat, Indonesia dengan Beijing, dan Indonesia dengan Australia.
