“Aktivitas saat ini ada perbedaan dari kejadian erupsi bulan November 2024 lalu, dari segi kegempaan hingga letusan,” ujar Sulistiyani di Pos Pengamatan Gunung Lewotobi Laki-Laki.
“Melihat situasi yang tidak dapat diprediksi ini, solusi terbaik adalah masyarakat harus evakuasi di luar radius bahaya yang telah ditetapkan,” pungkasnya. (Joesvicar Iqbal)
