Dua kejadian banjir juga terpantau di Provinsi Jawa Tengah. Di Kota Pekalongan, banjir berdampak pada sekitar 1.843 KK dengan 1.843 unit rumah terdampak. Air dilaporkan telah surut.
Sedangkan di Kabupaten Demak, banjir masih terjadi dan berdampak pada sekitar 2.973 KK atau 11.712 jiwa serta 2.988 unit rumah. Pendataan masih dilakukan, dan sebagian wilayah masih tergenang air.
Berdasarkan prakiraan cuaca terkini, potensi hujan sedang hingga lebat masih dapat terjadi di beberapa wilayah di Tanah Air dalam beberapa hari ke depan. Kondisi ini meningkatkan risiko terjadinya bencana hidrometeorologi seperti banjir, longsor, dan angin kencang. Di sisi lain, wilayah seperti Riau, Sumatera Barat, Sumatera Selatan, Jambi, Kalimantan Barat, dan Nusa Tenggara Timur diprakirakan mengalami suhu panas dan cuaca kering, berpotensi memicu kebakaran hutan dan lahan.
Khusus mengenai bencana karhutla, patroli terpadu dan pemadaman dini titik api di daerah rawan karhutla juga perlu terus dilakukan. Dalam penanganan karhutla, BNPB juga mengajak masyarakat agar selalu waspada, mengikuti perkembangan informasi cuaca dari sumber resmi. Apabila masyarakat menemukan titik api, diharap segera melapor kepada pihak berwenang termasuk apabila terjadi kondisi darurat di wilayah masing-masing.
