“Dalam mengatasi peredaran rokok ilegal, kita terus melakukan operasi dengan melakukan secara serentak di seluruh wilayah Indonesia. Dan ke depannya tentunya itu tidak akan pernah berhenti kita lakukan,” ungkapnya.
Sebelumnya, industri tembakau dan rokok dalam negeri lesu. Bupati Temanggung Agus Setyawan mengungkap perusahaan besar PT Gudang Garam Tbk menyetop pembelian tembakau dari petani Temanggung.
Hal itu berdampak pada penurunan harga jual tembakau. Kepala Desa Purbasari Kabupaten Temanggung Pujiyono menjelaskan tembakau grade D atau G di sana biasanya dijual dengan harga Rp100 ribu-Rp120 ribu per kg.
Usai Gudang Garam hengkang, harga tembakau jatuh jadi Rp80 ribu-Rp100 ribu per kg. Tembaka dengan grade di bawahnya juga ikut turun dari Rp60 ribu-Rp70 ribu/Kg menjadi Rp50 ribu-Rp60 per kg.
Djaka berkomitmen untuk terus mengatasi masalah peredaran rokok ilegal. Ke depannya, dia berencana untuk menggelar operasi penindakan secara serentak di seluruh wilayah Indonesia.(Vinolla)
