“Pemerintah perlu membangun ekosistem pembiayaan yang inklusif, kondusif, transparan, dan akuntabel. Hal ini penting untuk menarik minat investasi swasta, baik dari dalam maupun luar negeri,” jelasnya.
Lebih jauh, Dody menekankan bahwa KPBU bukan semata-mata soal dana, tetapi juga merupakan strategi untuk mendorong inovasi, memperkuat kapasitas sumber daya manusia, serta meningkatkan kualitas proyek-proyek infrastruktur.
“Pembangunan infrastruktur yang berkualitas hanya dapat tercapai melalui sinergi semua pihak. Saya mengajak seluruh elemen bangsa untuk memperkuat kolaborasi, mencari terobosan, dan mengembangkan sumber pembiayaan berkelanjutan,” tutupnya.
Melalui pendekatan kolaboratif ini, pemerintah berharap pembangunan infrastruktur Indonesia tidak hanya cepat dan efisien, tetapi juga mampu meningkatkan daya saing nasional di kancah global.(*)
