Ia menambahkan bahwa sejumlah program strategis akan segera ditingkatkan, khususnya di sektor produktif seperti perikanan dan pertanian. Salah satu program unggulan berupa bantuan untuk nelayan akan ditingkatkan jumlah sasarannya, dari 25.000 penerima menjadi 100.000.
“Fokus kami tetap pada penguatan ekonomi masyarakat. Semua kebijakan akan disinergikan agar tidak ada tumpang tindih,” ucapnya.
Menurut Aulia, sinergi antara pemerintah kabupaten dan provinsi menjadi hal penting dalam mempercepat pembangunan daerah. Ia memastikan program-program yang selama ini berjalan baik akan dilanjutkan dan disempurnakan.
“Kami akan terus berkoordinasi dengan pemerintah provinsi agar program Kukar tetap sejalan dengan arah pembangunan Kaltim,” ujarnya.
Terkait dengan rendahnya serapan anggaran di beberapa sektor, Aulia mengaku akan segera menggelar evaluasi internal bersama Sekda dan seluruh kepala OPD untuk mempercepat pelaksanaan kegiatan di lapangan.
“Secara fisik serapan sudah bagus, tapi serapan keuangannya yang masih rendah. Ini yang akan kami perbaiki segera,” ungkapnya.

