Menurut Essa, kondisi saat ini sudah berkurang jauh jika dibandingkan saat banjir pertama kali melanda. Untuk di Pondok Maharta sendiri, banjir sempat mencapai 1,7 meter.
Meski begitu, sebagian besar warga enggan untuk mengungsi. Mereka hanya berpindah ke lantai dua rumahnya.
“Karena memang ini wilayahnya (Pondok Maharta) sering banjir, mereka rata-rata sudah menaikkan rumahnya menjadi dua tingkat. Mereka banyak yang bertahan,” jelasnya.
Sementara itu warga sekitar, Mulya menuturkan, air mulai naik ke perumahan warga saat sore hari, tepat saat hujan ekstrem melanda wilayah tersebut.
“Jadi memang ada kiriman juga. Terus hujan deras, jadi air naik waktu sore kira kira saat Asar,” ungkapnya.
Ia mengatakan, kian lama air kian meninggi hingga memasuki rumahnya cukup dalam.
“Ya sebatas ini (menunjukkan setinggi paha, red),” katanya.
Pantauan di lokasi, hingga pukul 12.13 WIB, air masih menggenangi perumahan tersebut. Sementara petugas sudah mengoperasikan pompa portabel untuk mengurangi air. Terlihat pula, BBWSCC pun sudah tiba di lokasi.(bam)
