Tak ketinggalan, BNPB juga menghadirkan satu unit helikopter patroli jenis dauphin bernomor registrasi PK-VPD EC155-B1. Helikopter berwarna merah, biru dan putih dengan stiker logo BNPB ini digunakan memonitor langsung dari udara lokasi titik panas maupun titik api yang terekam perangkat satelit.
Kepala BNPB bersama Menteri Lingkungan Hidup didampingi Gubernur Sumatera Selatan, Kapolda Sumatera Selatan, Pangdam II/Sriwijaya pun turut melakukan patroli udara selama kurang lebih satu jam usai mengikuti rangkaian apel dan simulasi.
Menumpang helikopter dauphin PK-VPD, Kepala BNPB beserta rombongan memantau titik api yang terdapat di Desa Petar Luar, Kecamatan Sungai Rotan, Kabupaten Muara Enim.
Saat patroli udara, helikopter water bombing mondar-mandir memadamkan api dibantu satgas darat dari jajaran BPBD Kabupaten Muara Enim, Manggala Agni, TNI, Polri dan Masyarakat Peduli Api. Para satgas darat ini telah melaksanakan pemadaman sejak tiga hari lalu. Dari enam hektar lahan terbakar, tersisa empat hektar lagi belum padam.
