Oleh : Delfy Lensari
Mahasiswa Program Doktoral Ilmu Pengelolaan Sumberdaya Alam dan Lingkungan, IPB University
IPOL.ID – Di tengah hiruk-pikuk pembangunan kota, keberadaan Ruang Terbuka Hijau (RTH) semakin dirasakan penting. Palembang sebagai kota metropolitan di Sumatera Selatan tidak hanya dikenal dengan Jembatan Ampera dan Sungai Musi, tetapi juga memiliki kekayaan RTH yang dapat menjadi “paru-paru kota” sekaligus ruang rekreasi masyarakat. Menariknya, RTH di Palembang menyimpan potensi besar sebagai destinasi ekowisata yang tidak hanya mendukung kelestarian lingkungan, tetapi juga memperkuat identitas budaya lokal.
Berdasarkan data pemerintah kota, Palembang memiliki sejumlah taman kota, hutan kota, jalur hijau, dan kawasan tepian sungai yang tersebar di berbagai wilayah. Taman Kambang Iwak misalnya, telah lama menjadi ikon ruang hijau sekaligus tempat rekreasi keluarga dan olahraga. Selain itu, ada pula Taman Wisata Alam Punti Kayu yang kerap dimanfaatkan untuk kegiatan komunitas. Kawasan tepian Sungai Musi pun menjadi RTH alami yang bukan hanya berfungsi ekologis, tetapi juga memiliki nilai historis dan budaya tinggi.
