Menteri LH, Hanif Faisol, mengapresiasi para personel karena telah memberikan sumbangsih nyata terhadap penanganan karhutla hingga sejauh ini. Terhitung sejak tanggal 20-28 Juli, penanganan karhutla mulai terlihat hasilnya. Dalam sepekan terakhir, jumlah hot spot di Sumatera Selatan berfluktiatif namun cenderung mengalami penurunan.
Kendati tren karhutla di Sumatera Selatan cenderung menurun, namun Hanif mewanti-wanti agar kesiapsiagaan tetap ditingkatkan. Terlebih sepuluh hari pertama bulan Agustus nanti wilayah Sumatera Selatan diprakirakan akan semakin kering dengan potensi hujan cenderung minim.
Periode tersebut juga diperkirakan menjadi puncak musim kemarau di sebagian besar wilayah Sumatera, termasuk Provinsi Sumatera Selatan.
Menteri LH Hanif tidak mau kecolongan lagi. Oleh sebab itu, upaya pencegahan tetap harus menjadi hal yang harus dikedepankan. Jika terdapat titik api, maka, langkah penanganan darurat harus dimaksimalkan.
“Pencegahan akan jauh lebih efektif dibandingkan penanggulangan apabila sudah terjadi kebakaran,” tegas Hanif.
