Dalam keterangan terpisah, Kepala BNPB Suharyanto menyampaikan bahwa pemerintah pusat melalui BNPB akan terus mendukung upaya penanganan karhutla. Selain dukungan peralatan darat, BNPB juga mengerahkan Operasi Modifikasi Cuaca (OMC) dan water bombing melalui udara.
Menurut Kepala BNPB, selama dilaksanakan OMC sejak satu pekan lalu, wilayah Kota Palembang dan sekitarnya terpantau turun hujan dengan intensitas ringan hingga sedang. Hal itu tentu menjadi sesuatu yang diharapkan dapat mempercepat pemadaman karhutla.
“Kita ada OMC. Sejak satu minggu lalu ada OMC dan terbukti ada hujan. Hari ini sudah ada mendung, nanti OMC kembali kita lakukan. Mudah-mudahan bisa turun hujan,” ungkap Suharyanto.
Secara teknis, OMC dan water bombing adalah dua hal sifatnya saling melengkapi. OMC dilakukan untuk menurunkan hujan di wilayah target sehingga proses pemadaman dan pembasahan tanah menjadi lebih maksimal.
Ketika OMC tidak mungkin dilakukan karena ketiadaan awan konvektif, maka water bombing dilakukan untuk membantu proses pemadaman dan penyekatan jalur berpotensi dilalui api. Di samping itu, water bombing juga dilaksanakan apabila lokasi yang terbakar tidak dapat dijangkau satgas darat.
