“Kalau dari momen Suro ini memang banyak yang melakukan ritual di Gunung Lawu. Jadi naiknya itu tidak memakai seragam putih-putih dari bawah, jadi kita juga tidak bisa deteksi. Selama tidak menyalahi aturan dan kearifan lokal, silakan saja,” kata Ilham, pada Senin (14/7/2025).
Menurut Ilham, pendaki dengan tujuan spiritual seperti itu umumnya berasal dari berbagai daerah, seperti Purwodadi dan Wonogiri. Namun soal identitas spesifik kelompok dalam video tersebut, pihaknya tidak memiliki informasi.
Ilham menambahkan bahwa fenomena seperti ini baru ditemukan tahun ini. Dalam video, tampak sejumlah orang hanya berada di sekitar tugu, ada yang berdiri, duduk, hingga mengambil foto. Meskipun tidak mengelilingi tugu dalam formasi tertib, keberadaan mereka tetap menarik perhatian karena keseragaman pakaian dan suasana yang berbeda dari biasanya.
“Kalau yang seperti itu, baru tahun ini kita temukan. Dari video, terlihat seperti berputar-putar di sekitar tugu, ada yang foto-foto, duduk, tapi tidak mengelilingi secara resmi. Kami juga tidak bisa menjelaskan maksud dari kepercayaan yang mereka anut karena itu mungkin berasal dari keyakinan tertentu,” tuturnya.
