IPOL.ID – Sebanyak 3,6 juta penduduk Indonesia tercatat sebagai pengguna narkotika aktif. Namun, bukan mustahil pemberantasan narkotika bisa dilakukan.
Hal tersebut diungkapkan oleh Sekretaris Kemenko Polkam Republik Indonesia (RI), Letnan Jenderal (Letjen) TNI Mochamad Hasan dalam kegiatan Pemusnahan Barang Bukti Narkotik dan Pengungkapan Kasus Rokok Elektrik (Vape) Mengandung Narkoba Dibawah Koordinasi Desk Pemberantasan Narkoba di Lapangan Parkir kantor Badan Narkotika Nasional (BNN), Cawang, Jakarta Timur, Jumat (22/8/2025).
“3,6 juta jiwa penduduk Indonesia tercatat menjadi pengguna narkotika aktif, sebagian besar dari mereka adalah generasi muda usia produktif bahkan anak-anak dan mahasiswa, setiap harinya ratusan nyawa melayang akibat narkotika tanpa suara, headline,” kata Letjen TNI Mochamad Hasan pada awak media di Jakarta, Jumat (22/8).
Menurutnya, narkotika merupakan bencana nasional sistematis, masif, dan terorganisir. Jaringan narkotika internasional menyusup melalui pelabuhan-pelabuhan gelap, kawasan pesisir, dan bahkan lewat jalur udara dengan teknologi dan pola yang terus berkembang.
