“Mereka bekerja dengan kecanggihan logistik kuat dan uang tak terbatas, ironisnya dalam beberapa kasus oknum aparat, oknum penegakan hukum, bahkan oknum pembina lembaga di pemasyarakatan terlibat di dalamnya,” ujar Sekretaris Kemenko Polkam, Letjen TNI Hasan didampingi Kepala BNN RI, Komjen Pol Marthinus Hukom.
“Inilah yang membuat pemberantasan narkotika menjadi tantangan luar biasa berat namun bukan mustahil untuk kita lakukan,” tambahnya.
Hasan mengatakan, Presiden RI Prabowo Subianto dalam beberapa kesempatan menegaskan perang melawan narkoba merupakan bagian dari upaya menyelamatkan bangsa.
Narkoba adalah senjata penghancur generasi, bukan sekadar kejahatan, tapi serangan terhadap kedaulatan bangsa. Sehingga negara tidak akan ragu menggunakan kekuatan maksimal untuk memberantasnya.
Dia menambahkan, pemusnahan barang bukti narkotika sebanyak 474 kilogram (Kg) di BNN, Cawang, menjadi simbol dari kemenangan kecil dalam perang besar melawan narkoba. Namun, dia meminta jangan pernah terlena karena setiap gram narkotika yang berhasil dimusnahkan telah menyelamatkan ratusan nyawa, sedangkan setiap kelengahan bisa berarti ribuan generasi Indonesia terperosok ke jurang kehancuran.
