Bali juga dikenal sebagai salah satu gudang talenta nasional di DBL. Sejak 2010, hampir setiap tahun selalu ada wakil dari Pulau Dewata yang terpilih masuk skuad DBL Indonesia All-Star—sebuah tim elite yang mewakili pelajar basket terbaik dari seluruh Indonesia dan berkesempatan berangkat ke Amerika Serikat.
Beberapa alumni Bali bahkan sukses menembus dunia profesional. Julian Chalias, alumnus DBL All-Star 2019, kini membela klub besar Satria Muda.
Winston Swenjaya bermain untuk Tangerang Hawks, sementara Dewa Ayu Made Sriartha—All-Star 2015—tidak hanya mengharumkan nama Indonesia dengan medali emas di SEA Games 2023, tetapi juga melanjutkan studi S2 di Universitas Airlangga.
Tak hanya di lapangan, prestasi para alumni DBL Bali juga bersinar di luar olahraga. Ida Ayu Draupadi Dewi, All-Star 2010, kini menjadi dokter gigi. Nirmala Ratih Wijaya dan Winda Ayu Astari bahkan membuka bisnis F\&B yang membuka lapangan kerja baru di Bali.
”Mungkin 99 persen pemain berhenti main basket setelah SMA. Tapi mereka harus tetap jadi profesional di bidangnya. Sportivitas dan kedisiplinan dari DBL harus terus hidup dalam diri mereka,” ujar Azrul Ananda. (bam)
