Pendekatan ini memastikan penyandang disabilitas dapat memanfaatkan haknya secara maksimal tanpa hambatan administrasi yang berbelit.
Kepala BPJS Kesehatan Cabang Jakarta Pusat, Diah Sofiawati, mengatakan, kegiatan seperti ini bukan sekadar formalitas, melainkan bentuk nyata komitmen untuk memastikan semua peserta, termasuk penyandang disabilitas, mendapatkan layanan terbaik.
“Kami ingin memastikan peserta disabilitas tidak hanya terdaftar, tapi juga benar-benar memahami bagaimana memanfaatkan Program JKN secara penuh. Dukungan kami mencakup pendampingan dalam proses administrasi, akses ke fasilitas kesehatan (Faskes) yang inklusif, hingga edukasi penggunaan layanan digital. Semua ini bertujuan agar mereka bisa mendapatkan pelayanan kesehatan yang cepat, tepat, dan setara,” ujar Diah.
Di antara peserta yang hadir, Didi membagikan pengalaman pribadinya terkait akses layanan kesehatan. Ia bercerita bahwa sebelum mengikuti sosialisasi, dirinya sering menghadapi kebingungan saat berurusan dengan administrasi di fasilitas kesehatan (Faskes). Proses yang dianggap rumit dan penuh persyaratan sering membuatnya ragu untuk datang berobat.
