Sebagai penjaga keadilan, MA tidak pernah mentolerir setiap ambiguitas maupun pesanan terhadap apa yang dianggap kebenaran itu sendiri.
Dengan kata lain, setiap keputusan yang dihasilkan akan membentuk kepercayaan publik, sehingga menghindari terjadinya keraguan.
Karenanya, palu bukan sekadar lambang kekuasaan yudisial, akan tetapi, ia merupakan amanah untuk menjaga legitimasi peradilan agar tidak kehilangan makna terdalamnya.
*Mengadili Tanpa Takut*
Tugas hakim selain memeriksa, mengadili dan memutus sebuah perkara, juga memikul tanggung jawab dan keberanian moral yang tidak biasa.
Hakim adalah manusia paling mulia yang mampu menerjemahkan keadilan dalam berbagai dimensi yang berbeda.
Dan semua itu dilakukan dengan satu keteguhan hati dan keberanian melawan setiap kejahatan yang merusak citra keadilan.
Mengadili tanpa takut merupakan sebuah prinsip fundamental yang melekat dalam diri setiap hakim.
Sebagai penegak hukum dan keadilan, hakim memang seringkali berada dalam posisi yang penuh tekanan dan dilemma moral.
