Selain itu, unit kendaraan roda empat yang terbakar di bagian luar Mapolres Jakarta Timur ada sebanyak 14 unit mobil.
“Disini diamankan empat pelaku, dua pelaku di antaranya, merupakan Anak Berhadapan dengan Hukum (ABH) pelajar kelas 9 inisial FA dan DA, peran utamanya menyerang dengan kayu dan bambu. Pasca aksi penyerangan keduanya diamankan bersama dua karyawan swasta terlibat kasus yakni ISI dan SES”.
Selanjutnya, terkait viral seperti foto dan video beredar di media sosial, Sabtu (30/8/2025) dinarasikan dalam tayangan itu ada orang yang ditembak. Kombes Alfian menegaskan, namun hasil pemeriksaan polisi bahwa pelaku yang dimaksud itu terkena lemparan batu oleh massa dari kelompok tertentu.
“Jadi tidak ada tembakan oleh petugas. Kami hanya imbau saat itu agar massa membubarkan diri, hal ini tertuang di BAP, dan inisial I diframing ditembak petugas, kami informasikan bahwa itu tidak ada,” tegas Kapolres Jaktim, Kombes Alfian.
Lalu kasus penyerangan di hari yang sama sekitar pukul 04.30 WIB, sekelompok orang menyerang Mapolsek Duren Sawit dan cafe yang berada di sebelahnya hingga mengalami kerusakan parah.
