Kondisi semakin menantang ketika anak Linda lahir prematur pada tahun 2021, tepatnya di usia kehamilan 7 bulan dengan berat badan hanya 706 gram. Ia menuturkan bahwa bayinya termasuk kategori prematur ekstrem sehingga harus langsung masuk ruang NICU, dan selama hampir tiga bulan perawatan intensif seluruh biayanya ditanggung penuh oleh JKN.
“Anak saya lahir prematur ekstrem, jadi langsung masuk NICU. Berat badannya bahkan belum sampai satu kilogram. Selama hampir tiga bulan dirawat, seluruh biaya perawatan ditanggung oleh JKN. Tanpa adanya JKN, saya tidak tahu bagaimana harus menanggung semua biaya yang begitu besar. Biaya perawatan bisa mencapai sekitar Rp500 juta, dan saya benar-benar merasa terbantu serta bersyukur karena program ini hadir untuk melindungi keluarga seperti kami,” ujar Linda dengan rasa syukur mendalam.
Selama menjalani pengobatan, baik untuk dirinya maupun anaknya, Linda mengaku selalu melalui alur layanan kesehatan sesuai prosedur. Mulai dari puskesmas sebagai fasilitas kesehatan tingkat pertama hingga rumah sakit rujukan, semuanya dijalani dengan baik. Ia menuturkan bahwa pelayanan yang diberikan sangat baik, dengan petugas yang ramah, sigap, profesional, dan selalu membantu, sehingga dirinya merasa lebih tenang dan nyaman saat menjalani perawatan dengan JKN.
