Semua anak berhak atas perlindungan yang sama dari risiko membahayakan kesehatan. Saat makanan MBG diberikan pada anak-anak mengakibatkan keracunan massal.
“Ini berarti standar keamanan pangan (MBG) tidak terpenuhi”.
Informasi dia terima, ribuan anak mengalami gejala seperti mual, muntah, dan sakit perut. Persoalan ini menunjukkan dugaan kelalaian dalam pengadaan, pengolahan, dan distribusi makanan, yang seharusnya diawasi ketat oleh lembaga terkait.
Saat program MBG tidak memperhatikan kebutuhan khusus, alergi, atau kondisi medis anak, itu melanggar prinsip kepentingan terbaik anak-anak.
Tidak adanya informasi jelas soal asal bahan makanan, uji kelayakan, dan pengawasan ketat dapur membuat para orangtua yang anaknya terdampak menjadi kehilangan kepercayaan. Sehingga ini bertentangan dengan hak anak untuk hidup dalam lingkungan yang aman dan harus terlindungi.
Efeknya, kata dia, anak-anak yang menjadi korban mengalami trauma. Orangtua menjadi cemas, takut, dan memilih menghindari program MBG, yang seharusnya menjadi hak anak untuk menikmati makanan bergizi di sekolah.
