“Nggak nyangka banget tadi tendangan saya ternyata bisa gol. Dan bahagia bisa menjadi penentu kemenangan tim. Sebelumnya saya belum pernah main bola sama sekali, tapi setelah ikut turnamen ini saya jadi tertarik untuk menekuni sepak bola. Karena selama bertanding saya happy, apalagi ketika bisa menciptakan gol. Terima kasih untuk teman-teman, guru, dan orangtua yang sudah memberi dukungan,” tutur Najwa.
Pelatih tim SDN Padurenan IV, Erwin Akhmad Ramdani mengungkapkan bahwa MilkLife Soccer Challenge menjadi wadah positif untuk potensi para pesepakbola putri menunjukkan kemampuan. Meski masih banyak orangtua di sekolahnya yang menganggap bahwa olahraga sepak bola hanya untuk laki-laki, tapi ia menilai dengan rutinnya diselenggarakan turnamen ini serta prestasi yang diraih ke depannya stigma tersebut akan terpatahkan.
“Turnamen ini sangat bagus dan positif untuk kami guru maupun para siswi. Ke depannya kami juga akan menyiapkan peserta dari mulai KU 8, KU 10, dan KU 12, sehingga di setiap kelompok usia ada regenerasinya. Kami juga akan mengarahkan siswi yang memiliki skill lebih untuk masuk ke SSB agar kualitas mereka semakin meningkat. Untuk seri berikutnya kami optimistis bisa menjadi juara, baik di KU 10 maupun KU 12,” tegas Erwin. (bam)
