“Kalau menurut kami pelayanan BPJS Kesehatan itu bagus. Dari dulu saya sering pakai BPJS Kesehatan untuk berobat dan alhamulillah selalu terbantu. Jadi kami merasa tenang, karena kapan saja butuh berobat bisa langsung pakai BPJS,” tuturnya.
Dirinya juga menilai, keberadaan JKN telah meringankan beban keluarga kecilnya. Dengan penghasilan suami yang tidak menentu, mustahil bagi mereka bisa menanggung biaya operasi atau perawatan besar tanpa dukungan dari program ini. Harapan dan penyempurnaan dalam proses administrasi agar semakin praktis. Ia berharap ke depan, penggunaan kartu BPJS Kesehatan cukup dengan NIK tanpa perlu fotokopi kartu fisik, sehingga masyarakat tidak lagi merasa repot saat mendaftar.
“Kalau bisa, semua rumah sakit cukup pakai NIK saja. Kadang saya masih dimintai fotokopi kartu BPJS, mungkin kedepan nya bisa lebih praktis dengan hanya menyebutkan NIK saja,” tambahnya.
Mengajak masyarakat memanfaatkan JKN diakhir perbincangan, ia berpesan kepada masyarakat agar tidak ragu mendaftar sebagai peserta JKN. Menurutnya, program ini sangat bermanfaat terlebih lagi bagi keluarga dengan kondisi ekonomi terbatas.
