“Saya pernah bilang ke beliau, saya akan memastikan belanjanya tepat waktu. Dia bilang go ahead, jalan saja. Kenapa? Karena kita perlu ekonomi yang lebih cepat di triwulan IV tahun ini. Sudah mulai kelihatan kan, saya harapkan ke depan lebih baik lagi. Saya tidak mencampuri kebijakan mereka ya, tapi memastikan bahwa penyerapan anggarannya tepat karena uangnya kan ada biayanya untuk saya, ada cost-nya,” katanya.
Sebelumnya, Hasan Nasbi menyoroti pola komunikasi Purbaya yang kerap ‘menyentil’ pejabat lain di ruang terbuka, seperti contoh silang pendapat dengan Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi.
Menurut Hasan, debat dan kritik seharusnya dilakukan di ruang tertutup untuk menjaga solidaritas kabinet.
“Kalau kita bicara dalam konteks pemerintah, ya sesama anggota kabinet, sesama pemerintah enggak bisa baku tikam terus-menerus di depan umum, karena itu akan melemahkan pemerintah,” katanya.
Ia berpendapat bahwa gesekan antar pejabat di ruang terbuka hanya akan meng-entertain pihak yang tidak menyukai pemerintah.
