Sedangkan 53 pedagang lainnya tidak berhak mendapatkan kios di Sentra Fauna Lenteng Agung karena tidak terdaftar sebagai binaan Sudin UMKM Jaksel. Pun demikian, sebagian dari mereka bukan warga Jakarta.
“Kami sortir yang memang benar-benar berhak masuk ke Sentra Fauna. Dari 125 pedagang, hanya 72 memenuhi syarat,” ungkap Edi dihubungi awak media, Rabu (15/10/2025).
“Namun terdapat sejumlah pedagang bersedia direlokasi, mereka katanya masih enggan untuk pindah,” tambahnya.
Mereka memilih untuk sementara berhenti berjualan karena adanya intimidasi dari paguyuban pedagang Barito.
“Saat ini sudah ada sembilan pedagang yang mendaftar dan bersedia direlokasi, tapi belum menempati kios karena ada intimidasi dari pihak tertentu,” ungkap Edi.
Terkait kesiapan kios, pembangunan Sentra Fauna Lenteng Agung katanya sudah mencapai 95 persen. Sebanyak 125 kios dan fasilitasnya sudah siap digunakan.
“Sentra Fauna sudah siap untuk digunakan,” tukasnya.
Bersamaan dengan rampungnya pembangunan Sentra Fauna Lenteng Agung, Pemkot Jaksel mendorong pengosongan kios di Loksem Barito.

