KPK belum menyebutkan konstruksi perkara maupun pihak-pihak yang diamankan dalam operasi senyap itu. Namun informasi sementara yang disampaikan, OTT tersebjt diduga terkait dengan kasus dugaan korupsi atau pemerasan alokasi anggaran Dinas PUPR Provinsi Riau.
“Itu nanti detail ya, masuk ke materi perkara, kami jelaskan saat konferensi pers. Namun yang pasti dugaan tindak pidana korupsi, dugaan tindak pemerasan ini terkait dengan anggaran di Dinas PUPR,” ujar Budi. (Yudha Krastawan)
