“Saya mendorong seluruh unsur Forkopimda untuk selalu siaga, melakukan identifikasi dini, dan mengedepankan langkah-langkah preventif,” tegasnya.
Ketiga, sambung Wiyagus, menjaga keseimbangan antara kebebasan berpendapat dan ketertiban umum. Ia berharap kebebasan yang dijamin negara dapat diekspresikan dalam koridor hukum, sehingga stabilitas dan ketertiban sosial tetap terjaga.

Selain itu, Forkopimda juga diharapkan berperan aktif dalam mendukung pelaksanaan Asta Cita dan berbagai program strategis nasional pemerintahan Presiden Prabowo Subianto, termasuk yang berkaitan dengan peningkatan mutu layanan publik dan percepatan pembangunan di daerah.
Tak ketinggalan, Wiyagus mengajak seluruh unsur Forkopimda di Jatim untuk semakin memperkuat kolaborasi dan memastikan forum koordinasi bukan hanya menjadi kegiatan seremonial.
“Mari kita jadikan Forkopimda dan Forkopimcam bukan hanya forum seremonial, tetapi ruang kerja nyata yang menghasilkan kebijakan konkret dan solusi bagi masalah-masalah daerah,” pungkasnya.
